Yohanes: Mudah-mudahan Pemerintah Mau Mendengarkan Keluhan Masyarakat Manggar Baru Soal Sekolah
Anggota
Komisi IV DPRD Balikpapan Yohanes Patiung
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
BALIKPAPAN-
Pemenuhan fasilitas pendidikan merupakan salah satu hak yang bisa dinikmati
masyarakat. Tidak hanya di kawasan tengah kota saja, namun juga bagi warga yang
berdomisili di pinggiran.
Mengingat jumlah pendaftar sekolah yang
membludak tentu mengakibatkan ketersediaan sekolah menjadi tidak berimbang.
Salah satunya di daerah Manggar Baru, Balikpapan Timur (Baltim) yang tidak
memiliki sekolah.
"Sesuai janji pemerintah di tahun 2023
sudah ada perencanaan. Memang baru sebatas kajian DED. Tapi kami harap segera
realisasi. Karena warga selalu saja bertanya kapan ada sekolah di wilayah
mereka," ucap Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Yohanes Patiung, Rabu
(21/9/2022).
Dikatakannya, sebagai Dapil Baltim ia akan
terus memperjuangkan dan menyuarakan aspirasi masyarakat soal pembangunan SMP.
Ia juga tetap meminta masyarakat agar lebih bersabar dengan kondisi defisit
anggaran yang terjadi karena pandemi covid-19.
"Bagaimana RT di Manggar Baru tidak
cemburu, kalau daerah yang berdekatan dengan mereka seperti Manggar, Lamaru dan
Teritip punya SMP. Kalau soal lahan Manggar Baru juga ada. Tinggal realisasi
pembangunannya saja," akunya.
Diakui jika Baltim memiliki ketersediaan
lahan, sehingga pemerintah tinggal menyiapkan anggaran pembangunan sekolah yang
menyesuaikan kondisi. Adapun prosesnya bisa secara bertahap, agar tidak
membebani keuangan daerah.
"Persoalan sekolah memang selalu terjadi
setiap tahun. Mudah-mudahan pemerintah mau mendengarkan keluhan masyarakat
Manggar Baru. Jadi sekolah bisa terbangun sesuai aspirasi warga kami,"
harapannya. (ari)